
Ciputat, 04 September 2025 – Sebagai bentuk kegiatan rutin, HIQMA UIN Jakarta kembali menggelar kajian umum pada Kamis, 03 Juli 2025, menghadirkan Aida Samrotul Puadah (Anggota HIQMA Tahun 2022) sebagai narasumbernya. Kajian ini mengangkat tema reflektif “Boleh Jadi Apa yang Kamu Benci Itu Baik Bagimu” dengan mengupas makna mendalam dari Surah Al-Baqarah ayat 216. Ayat ini menekankan bahwa tidak semua yang tampak menyenangkan pasti baik, dan tidak semua yang terasa pahit pasti buruk.
Dalam penyampaiannya, Aida menekankan bahwa manusia cenderung menilai sesuatu dari kacamata logika dan perasaan semata. Padahal, setiap peristiwa kehidupan—baik kegagalan, kehilangan, maupun ujian berat—menyimpan hikmah besar yang hanya diketahui Allah Swt. “Kegagalan bisa mengajarkan ketangguhan, sakit dapat menghapuskan dosa, dan kehilangan sering kali menjadi jalan menuju pengganti yang lebih baik,” jelasnya.
Sebaliknya, hal-hal yang dicintai seperti harta, jabatan, atau kenikmatan dunia juga dapat menjadi ujian yang menjerumuskan manusia pada kesombongan dan kelalaian. Karena itu, Allah menutup ayat tersebut dengan penegasan, “Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
Dalam kajian ini, disampaikan dua sikap utama dalam menghadapi takdir kehidupan, yaitu sabar ketika berhadapan dengan hal-hal yang tidak disukai, dan waspada ketika mendapatkan sesuatu yang disukai. Dengan menginternalisasi nilai ini, umat Muslim diharapkan lebih ridha, tenang, dan percaya sepenuhnya kepada ketetapan Allah Swt.
Sebagai penutup, Aida mengajak seluruh teman-teman yang hadir untuk senantiasa menyandarkan diri kepada Allah dalam setiap perjalanan hidup. Sebab, hanya Allah yang Maha Mengetahui keseluruhan puzzle kehidupan manusia.