Skip to main content

Bogor, 7 Desember 2025 — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Himpunan Qari dan Qariah Mahasiswa (HIQMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menyelenggarakan Training Management of Organization (TMO) Tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari, pada 5–7 Desember 2025, bertempat di Pusdiklat Karya Nyata, Cinagara, Caringin, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini mengusung tema “Membentuk Kader yang Memiliki Loyalitas, Kuat dalam Solidaritas, dan Berintegritas” sebagai upaya strategis dalam mencetak kader Qur’ani yang unggul secara akademik, organisatoris, dan sosial.

Sebanyak 158 peserta mengikuti rangkaian TMO 2025. Sebelum keberangkatan menuju lokasi pelatihan, seluruh peserta mengikuti prosesi sambutan dan pelepasan yang dilaksanakan di Masjid Al Jami’ah Student Center UIN Jakarta. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Pembina HIQMA UIN Jakarta, Dr. Hasani Ahmad Said, M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan keaktifan berorganisasi, serta mengingatkan para peserta untuk senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat.

Penguatan Dasar Organisasi pada Hari Pertama

Rangkaian kegiatan hari pertama TMO diawali dengan pre-test sebagai bentuk pemetaan awal pemahaman peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti materi Manajemen Keuangan yang disampaikan oleh Syahidatul Amalia, alumni HIQMA UIN Jakarta tahun 2022. Materi ini membahas prinsip dasar pengelolaan keuangan organisasi yang akuntabel dan bertanggung jawab, mulai dari pencatatan keuangan, perencanaan anggaran, hingga praktik penyusunan laporan keuangan dan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Antusiasme peserta terlihat tinggi selama sesi berlangsung.

Materi berikutnya mengangkat tema Leadership yang disampaikan oleh Abang Robby Habibi, S.H.I, CHC, CPM, CPS. (Ketua Umum HIQMA Tahun 2001-2002). Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa kepemimpinan sejati berawal dari kemampuan memimpin diri sendiri. Seorang pemimpin, menurutnya, harus memiliki mindset yang jelas, heartset yang bersih, serta skillset yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Materi ini ditutup dengan permainan kelompok yang sarat nilai kerja sama, komunikasi, dan kepemimpinan tim.

Pada malam hari, peserta mengikuti materi Teknik Persidangan yang disampaikan oleh Robbi Wildanul Ula (Ketua Umum HIQMA Tahun 2024). Materi ini membahas konsep dasar persidangan organisasi, jenis-jenis sidang, serta istilah yang umum digunakan dalam forum formal organisasi. Materi kemudian dipraktikkan melalui simulasi persidangan yang melibatkan peserta secara langsung, sehingga menciptakan suasana belajar yang aktif dan interaktif. Rangkaian hari pertama ditutup dengan doa.

Penguatan Spiritual dan Praktik Organisasi pada Hari Kedua

Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada penguatan spiritualitas, keterampilan teknis organisasi, serta praktik langsung manajemen kegiatan. Rangkaian dimulai sejak dini hari dengan salat tahajud berjamaah, tadarus Al-Qur’an, salat Subuh, dan kultum. Suasana khusyuk dan tenang menjadi fondasi spiritual sebelum peserta mengikuti agenda selanjutnya.

Materi keempat TMO bertema Administrasi Kesekretariatan disampaikan oleh Joshe Layyinah Agustini, S.Sos. Materi ini membahas peran penting administrasi dalam organisasi, jenis-jenis surat resmi HIQMA, alur birokrasi, serta unsur-unsur surat dinas. Peserta juga diberikan sesi praktik pembuatan surat guna meningkatkan ketelitian dan pemahaman administratif.

Materi kelima bertema Event Organizer disampaikan oleh Abdul Hakim, S.Pd. Materi ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, mulai dari tahap pra-acara, pelaksanaan, hingga evaluasi pasca-acara. Peserta dibekali wawasan praktis tentang bagaimana merancang acara yang sistematis, efektif, dan profesional.

Menjelang siang, peserta mengikuti kegiatan makan bersama dengan konsep “Buta dan Pincang”, sebuah metode pembelajaran yang menekankan nilai komunikasi, kerja sama, empati, dan kepedulian antarpeserta. Kegiatan ini menjadi sarana refleksi yang memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan.

Materi terakhir hari kedua mengangkat tema Manajemen Organisasi, Manajemen Konflik, dan Etika Organisasi yang disampaikan oleh Abdul Aziz, M.I.Kom., CHC. Materi ini menekankan pentingnya komunikasi yang sehat, etika, serta kesatuan tujuan dalam organisasi meskipun terdapat perbedaan peran dan cara dalam mencapainya.

Sebagai puncak kegiatan hari kedua, peserta mengikuti simulasi penyelenggaraan acara PENSI sebagai bentuk penerapan seluruh materi yang telah diterima. Peserta dibagi ke dalam struktur kepanitiaan dan menjalankan peran masing-masing secara langsung, didampingi oleh pengurus HIQMA sebagai steering committee. Simulasi ini ditutup dengan sesi evaluasi, reward, dan punishment sebagai pembelajaran bersama.

Kegiatan TMO ditutup pada hari Ahad, 07 Desember 2025 dengan pelantikan anggota baru HIQMA tahun 2025. Melalui pelaksanaan TMO ini, HIQMA UIN Jakarta menegaskan komitmennya dalam membentuk kader yang berintegritas, profesional, serta siap berkontribusi aktif dalam organisasi dan masyarakat luas dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses