Jakarta, 27 September 2025 — Himpunan Qari dan Qariah Mahasiswa (HIQMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menyelenggarakan Training Kader HIQMA 2025 sebagai agenda kaderisasi awal bagi anggota baru. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menanamkan nilai-nilai kealqur’anan, memperkuat adab membaca Al-Qur’an, serta mengenalkan arah gerak organisasi kepada kader muda HIQMA.
Rangkaian kegiatan diawali sejak pagi hari dengan registrasi peserta dan pembagian atribut, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Shalat Dhuha berjamaah. Pembiasaan ibadah ini mencerminkan komitmen HIQMA untuk senantiasa mengawali setiap aktivitas organisasi dengan pendekatan spiritual dan penguatan hubungan dengan Allah Swt.
Nuansa religius semakin terasa melalui pembacaan Shalawat Nurul Huda oleh Divisi Shalawat, yang dilanjutkan dengan pembukaan resmi serta Haflah Tilawah Al-Qur’an oleh Abdullah Sengkang Gurium, S.Pd.I. Lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut menjadi pengingat akan esensi utama HIQMA sebagai organisasi yang berfokus pada pengembangan nilai-nilai kealqur’anan.
Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne UIN, dan Hymne HIQMA sebagai wujud kecintaan terhadap tanah air, kebanggaan terhadap institusi, serta loyalitas kepada organisasi. Momentum ini menegaskan bahwa nilai-nilai kealqur’anan dapat berjalan seiring dengan semangat kebangsaan.

Sesi sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Ketua HIQMA, Dewan Pengurus Organisasi (DPO), serta Pembina HIQMA. Dalam sambutannya, para pimpinan menekankan pentingnya proses kaderisasi sebagai upaya menjaga keberlanjutan organisasi. Kader HIQMA diharapkan tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki adab, komitmen, dan tanggung jawab dalam berorganisasi.
Pembukaan Training Kader HIQMA 2025 dilakukan secara simbolis melalui prosesi penyematan oleh Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A. sebagai tanda dimulainya kegiatan secara resmi. Prosesi tersebut menjadi simbol diterimanya para peserta sebagai bagian dari keluarga besar HIQMA.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan Sekapur Sirih yang disampaikan oleh Drs. KH. Syarifuddin Muhammad, M.M., selaku Penasihat HIQMA. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya adab dalam membaca dan mempelajari Al-Qur’an, serta nilai keistiqamahan dan keikhlasan dalam menempuh jalan dakwah dan pengabdian.
Memasuki sesi inti, peserta menerima materi bertema “Adab Membaca Al-Qur’an, Pengantar Ilmu Tajwid dan Qira’at” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Said Agil Husin Al Munawar, M.A. Materi ini memberikan pemahaman dasar yang komprehensif mengenai etika membaca Al-Qur’an, kaidah tajwid, serta pengantar qira’at sebagai bekal awal pengembangan kompetensi kealqur’anan kader HIQMA.
Selain sebagai agenda kaderisasi, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi peserta dalam memahami makna berorganisasi yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mengikuti setiap sesi, yang mencerminkan semangat kekeluargaan dan ukhuwah khas HIQMA.
Training Kader HIQMA 2025 turut diisi dengan sesi motivasi kealqur’anan, pengenalan struktur organisasi, visi dan misi HIQMA, serta pembagian kelompok mentoring sebagai wadah pembinaan berkelanjutan. Peserta juga diperkenalkan dengan Divisi kealqur’anan dan Seni Islami sebagai ruang pengembangan minat dan bakat di bidang tilawah, tahfiz, qira’at, shalawat, dan seni Islami lainnya.
Menjelang akhir kegiatan, panitia menyampaikan pengumuman, dilanjutkan dengan doa penutup dan penutupan resmi. Seluruh rangkaian Training Kader HIQMA 2025 berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, HIQMA menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dalam bacaan, kuat dalam adab, serta berakhlak mulia. Diharapkan, para kader mampu menjadi duta nilai-nilai Al-Qur’an yang membawa kebermanfaatan di lingkungan akademik maupun masyarakat luas.
