
Gema shalawat dan semangat kebersamaan mewarnai hari kedua sekaligus penutupan Pesantren Kilat kolaborasi HIQMA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan DKM Masjid An-Nur Griya Mandiri Rempoa. Sejak dini hari pukul 03.30 WIB, suasana khidmat sudah terasa saat para peserta, panitia, dan mentor bersatu dalam barisan qiyamul lail. Tradisi ibadah ini menjadi fondasi spiritual sebelum mereka menikmati santap sahur bersama dan menunaikan salat Subuh berjamaah, menciptakan harmoni ibadah yang mendalam di bulan suci.
Pagi yang tenang berubah menjadi energi yang cerah di saat matahari mulai naik. Tepat pukul 06.23 WIB, seluruh peserta melepas penat sejenak dengan senam bersama yang menyegarkan. Sesi ini menjadi “bahan bakar” semangat sebelum memasuki agenda yang paling dinanti, yaitu: panggung kreativitas. Setelah jeda istirahat sejenak, para santri cilik kembali berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk mempersiapkan penampilan pentas seni yang akan menjadi ajang pembuktian bakat mereka.
Acara puncak yang dipandu oleh Siti Robiatul Adawiyah dan Zikra Pratama Roren ini berlangsung haru sekaligus meriah. Koordinator TPQ Masjid An-Nur, Nurul Tazkiya, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan orang tua dalam kegiatan perdana pasca-Gema Ramadan ini. Dengan itu, Ketua RT setempat, Bapak Widi Utomo, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa HIQMA. Ia berharap transfer ilmu dan nilai-nilai positif ini tidak berhenti di sini, melainkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih besar di masa depan.
Keseruan yang sangat pecah saat panitia mengumumkan kelompok dan peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan mereka selama kegiatan. Gelak tawa dan adu tangkas juga sangat mewarnai di sesi kuis interaktif yang menguji pemahaman materi keislaman para peserta. Sebagai simbol apresiasi, sertifikat diberikan kepada seluruh peserta pada pukul 09.52 WIB, menandai keberhasilan mereka menyelesaikan perjalanan spiritual singkat namun berkesan ini.
Rangkaian kegiatan resmi ditutup pada pukul 10.05 WIB dengan doa bersama dan sesi foto yang mengabadikan senyum hangat para peserta, mentor, dan panitia. Melalui pesantren kilat ini, HIQMA UIN Jakarta dan DKM Masjid An-Nur tidak hanya memberikan edukasi agama, tetapi juga menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an dan mempererat ikatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat secara nyata.