HIQMA Jum’at, 02 Juni 2023 Himpunan Qari dan Qariah Mahasiswa (HIQMA) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta memenuhi undangan guru kita Dr. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A. yang merupakan salah satu Pembina HIQMA UIN Jakarta untuk melaksanakan rutinintas yaitu Maulidan dan Kajian Malam Jum’at (kajian tafsir), namun kajian kali ini kita melaksanakannya di hari jum’at menyesuaikan jadwal dari guru kita.
Acara kali ini cukup spesial karena HIQMA kedatangan tamu dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Tasawuf yang diundang oleh pembina kita yaitu Ustadz Dr. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A. untuk mengikuti kajian malam jum’at. Rangkaian acara dimulai setelah sholat isya berjamaah di kediaman ustadz Hasani sekitar pukul 19:30 WIB yang diawali dengan pembukaan oleh Nailul Izzata Gufron (Ketua HIQMA masa bakti 2023) dan pembacaan yasin dan tahlil yang dilantunkan oleh Muhammad Taqiyyudin (Ketua HMPS Ilmu Tasawuf).
Setelah pemacaan yasin dan tahlil, acara berlanjut dengan pembacaan maulid oleh Fajar Nur Barokah (anggota divisi Shalawat), dan Ahmad Nadzhif (anggota divisi Tilawah). Beberapa lantunan sholawat juga dilantunkan sebelum memasuki pembacaan mahallul qiyam yang di bawakan oleh tim hadrah El-HIQMA, kemudian para hadirin ikut berdiri untuk membaca mahallul qiyam. Suara merdu para vokal dengan pembawaan yang penuh dengan penghayatan membuat para hadirin senang dan merasakan rindu yang sangat mendalam kepada baginda Rasulullah SAW. Setelah selesai pembacaan mahallul qiyam para hadirin pun duduk kembali dan rangkain maulidan pun berakhir dengan diakhiri do’a yang dipimpin oleh Muhammad Haikal Aby (anggota divisi Tahfidz).
Ditengah-tengah acara, salah satu wakil dekan fakultas ushuluddin bidang akademik UIN Jakarta hadir ditengah-tengah acara yaitu Prof. Dr. Media Zainul Bahri, M.A. yang selanjutnya memberikan beberapa nasihat dan ilmu kepada para mahasiswa yang hadir. Berikutnya acara berlanjut dengan kajian umum berupa kajian tafsir Qur’an Surah Al-Anfal ayat 27 dan Surah An-Nisa ayat 58 yang bertemakan “Amanah Menjadi Berkah”.
Sebelum pemateri memulai kajian, beliau menyampaikan rasa senang dan rasa syukur atas kembali diadakannya kajian di kediaman beliau. Kemudian beliau mulai mebacakan ayat pertama yaitu QS. Al-Anfal ayat 27 yang berbunyi:
نوملعت
متـناو مكتنما اونوختو لوسرلاو اللّٰ اونوخت لَ اونما نيذلا اهياـي
“Wahai orang-orang yang beriman, Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”
Ayat ini menyinggung pentingnya menjaga amanat yang orang berikan kepada seseorang karena hal ini dapat merusak hubungan dengan sesama manusia.
Berlanjut ke ayat kedua yaitu QS. An-Nisa ayat 58 yang merupakan ayat yang membahas mengenai perintah Allah Swt. untuk menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan menetapkan hukum dengan adil yang mana ayat ini lebih tertuju kepada para pemimpin dan pemegang kekuasaan yang berkaitan dengan memegang dan menjaga amanat dari rakyat dan selaku pembuat keputusan setiap permasalahan.
Dalam menutup kajian tafsir di malam yang sejuk ini, pemateri memberi pertanyaan kepada beberapa peserta kajian baik dari HIQMA dan HMPS Ilmu Tasawuf, sekaligus menyampaikan bahwa jangan sampai kita meremehkan setiap amanah yang kita terima. Karena amanah merupakan pintu keberkahan yang Allah berikan kepada kita. Kemudian pemateri menyelesaikan kajian dengan mengajak semua para hadirin untuk makan bersama, dan acara pun dikembalikan ke moderator. Moderator pun menutup acara dengan salam hangat kepada semua hadirin.
