
Ciputat, 12 Juni 2025 — Dalam rangka memperkuat peran strategis dakwah Al-Qur’an di lingkungan akademik, Himpunan Qari-Qariah Mahasiswa (HIQMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar kajian inspiratif dengan tema “Gerakan Literasi Qurani: Kontribusi HIQMA dalam Meningkatkan Kompetensi BTQ di UIN Jakarta”. Kajian ini menghadirkan narasumber istimewa, yakni Prof. Dr. H. Ahmad Tholabi Kharlie, S.Ag., S.H., M.H., M.A., selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik sekaligus Pembina HIQMA.
Dalam pemaparannya, Prof. Tholabi menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan spiritual dan prestasi akademik. “Menjadi bagian dari HIQMA bukan hanya soal unggul dalam tilawah dan keagamaan, tetapi juga harus mencerminkan kualitas intelektual yang kuat,” ungkapnya menyampaikan pesan. Ia mendorong kader HIQMA untuk hadir sebagai pribadi yang utuh, menjadi pribadi yang cerdas secara ruhani juga akademik.
Lebih lanjut, Prof. Tholabi menyampaikan pesan mendalam tentang urgensi dakwah Al-Qur’an yang inklusif dan membumi. Ia menyoroti fakta mencengangkan bahwa sekitar 70 hingga 73 persen dari 240 Juta Muslim Indonesia masih belum mampu membaca Al-Qur’an. “Ini bukan sekadar statistik, tetapi panggilan misi besar bagi kita semua, khususnya HIQMA, untuk terus bergerak dan membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” tegasnya.
Dalam suasana yang hangat dan inspiratif, Prof. Tholabi juga membagikan kisah perjalanan hidupnya, dari seorang muazin di Masjid Fathullah pada Tahun 1998 hingga kini menjadi Wakil Rektor di UIN Jakarta. “Al-Qur’an berada di atas segalanya,” tuturnya dengan penuh keyakinan, menegaskan bahwa gelar dan jabatan tak menghalanginya untuk terus menjadi pelayan Kalam Ilahi di mana pun berada.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap berbagai program kerja HIQMA, terutama kolaborasi Senja Mengaji bersama Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Program ini dinilai sejalan dengan visi akademik inklusif yang beliau gagas, yaitu pentingnya pemetaan dan penguatan keterampilan baca-tulis Al-Qur’an (BTQ) di kalangan mahasiswa. Prof. Tholabi mendorong agar program ini diperluas ke seluruh fakultas yang ada di UIN Jakarta.
Melalui kajian ini, HIQMA meneguhkan komitmennya sebagai wadah para pecinta Al-Qur’an yang tak hanya membina kompetensi tilawah, tetapi juga menjawab tantangan zaman dengan gerakan literasi Qur’ani yang transformatif dan menyentuh masyarakat luas.
