Skip to main content

gambar: wanita belanja

sumber: https://tse3.mm.bing.net/th?id=OIP.kTmwNwJmuhFzM8LpfIjczQHaHa&pid=Api&P=0&h=180

Senang dan puas rasanya ketika kita berhasil menyelesaikan sesuatu yang kita kerjakan, apalagi sesuatu itu kita selesaikan dengan kerja keras yang cukup menguras tenaga, emosi bahkan pikiran. Rasa senang itu dapat bertambah ketika berhasil mendapatkan nilai yang baik dari sesuatu yang kita lakukan. Setelah itu, biasanya orang akan memberikan apresiasi terhadap diri sendiri atas segala kerja kerasnya dengan berbagai bentuk.

Kondisi itulah yang bisa disebut dengan self-reward. Apakah itu self-reward? Self-reward  adalah tindakan berupa memberi penghargaan kepada diri sendiri. Penghargaan itu dilakukan untuk mengekspresikanrasa senang dan puas atas hasil kerja keras kita karena telah berhasil menyelesaikan pekerjaan atau mencapai sesuatu yang kita inginkan. Salah satu contohnya adalah saat seorang siswa berhasil menyelesaikan ujian akhirnya atau saat seorang karyawan berhasil mengerjakan pekerjaan yang berat di kantornya.

Setiap orang berbeda dalam mengekspresikan rasa senang tersebut. Self-reward bisa dilakukan dengan tujuan mengisi ulang energi pada diri kita, seperti menonton film, bermain game, dan olahraga. Selain itu, self-reward bisa juga dilakukan dengan berlibur ke tempat wisata atau alam yang indah bersama orang terdekat kita. Menurut penelitian kecil di Jepang, liburan selama tiga hari dapat mengurangi tingkat stress yang dirasakan dalam diri kita dan dapat meningkatkan suasana hati yang berdampak kepada produktivitas kegiatan kita.

Bentuk lainnya dari self-reward adalah berbelanja sesuatu yang diinginkan sejak lama sebagai bentuk apresiasi diri. Pada intinya, self-reward bukan soal kemewahan atau sesuatu yang mahal dan ribet, tetapi bagaimana kita merasakan kebahagiaan terhadap apresiasi tersebut.

Berbicara soal kebahagiaan, self-reward ternyata memiliki beberapa manfaat bagi diri kita, salah satunya yaitu menguatkan motivasi kita dalam mencapai tujuan yang kita inginkan. Saat kita memberikan apresiasi kepada diri kita, maka akan muncul perasaan bahagia, dan perasaan inilah yang dapat meningkatkan motivasi dalam diri kita. Sehingga saat kita mengerjakan sesuatu, kita akan mengerjakannya dengan semangat dan akan lebih cepat selesai karena adanya motivasi tersebut.

Selain itu, self-reward juga dapat mengurangi tingkat stress pada diri kita. Saat kita melakukan hal yang kita suka seperti liburan, menonton serial, dan hal menyenangkan lainnya dapat mengurangi kadar stress, sehingga saat kadar stress berkurang, kesehatan mental diri kita menjadi lebih baik. Kesehatan mental yang baik akan berdampak pada pikiran yang positif dan sehat, sehingga dapat meningkatkan produktivitas diri kita dalam mengerjakan sesuatu.

Tentunya, semua hal di dunia ini ada batasannya, termasuk self-reward. Pada kenyataannya, ada beberapa orang yang malah melewati batas dengan alasan self-reward. Bukannya membahagiakan diri, tetapi menjadi merugikan diri.

Mereka ini lupa memperhitungkan keseimbangan keuangan sehingga membuat pengeluaran menjadi membengkak dan meningkatkan sifat boros, seperti berbelanja barang yang terlampau mahal dan berujung kepada nekat melakukan pinjaman online yang memberikan tanggungan hutang kepadanya. Padahal, tujuan sebenarnya dari self-reward  adalah tindakan apresiasi diri, bukan tindakan pemborosan.

Oleh karena itu, Islam mengingatkan kita sebagai muslim agar tidak berlebih-lebihan dan tidak mengikuti hawa nafsu yang menggebu. Allah berfirman dalam QS. Al-Maidah [5]: 77

قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ لَا تَغْلُوْا فِيْ دِيْنِكُمْ غَيْرَ الْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعُوْٓا اَهْوَاۤءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوْا مِنْ قَبْلُ وَاَضَلُّوْا كَثِيْرًا وَّضَلُّوْا عَنْ سَوَاۤءِ السَّبِيْلِ

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Ahlulkitab, janganlah kamu berlebih-lebihan dalam (urusan) agamamu tanpa hak. Janganlah kamu mengikuti hawa nafsu kaum yang benar-benar tersesat sebelum kamu dan telah menyesatkan banyak (manusia) serta mereka sendiri pun tersesat dari jalan yang lurus.”

Allah Swt. membolehkan kita untuk makan dan minum, tetapi jangan berlebihan, hanya secukupnya saja. Kemudian, Allah juga berfirman dalam QS. Al-Isra’ [17]: 26-27, yaitu:

َاٰتِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَالْمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗوَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

Artinya: Berikanlah kepada kerabat dekat haknya, (juga kepada) orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. Janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.

Dalam ayat ini, Allah Swt. kembali melarang kita untuk berlebihan dalam mengeluarkan harta, karena itu adalah sifat setan yang ingkar kepada Tuhannya.

Maka dari ayat-ayat diatas dapat dipahami bahwa Islam membolehkan self-reward, asal tidak berlebihan atau tidak melampaui batas yang telah ditentukan.

Self-reward menurut Islam dapat diwujudkan dengan rasa syukur kita atas segala nikmat yang telah Allah Swt. berikan kepada kita. Rasa syukur itu bisa diartikan sebagai rasa terima kasih kita kepada Allah Swt. Bentuk rasa syukur ini bisa dilakukan dengan cara sederhana, seperti mengucapkan Alhamdulillah atas pencapaian yang diraih, bersedekah kepada orang yang membutuhkan, atau berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan teman.

Dengan begitu, self-reward tidak hanya membawa kebahagiaan pribadi tetapi juga memberikan manfaat bagi orang lain.

DAFTAR PUSTAKA

Syaukul Ula, Nyoko Adi Kuswoyo, Amir Mahmud, Wiwin Ainis Rohtih, KONSEP SELF REWARD  DALAM AL-QUR’AN (KAJIAN TEMATIK), Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol 6 No 1 Tahun 2024

https://blog.skillacademy.com/self-reward-adalah

https://www.kompasiana.com/amp/afghan53999/65f943c8de948f0f1943f502/bagaimana-islam-memandang-self-reward

https://www.melintas.id/opini/amp/344495067/bagaimana-cara-melakukan-self-reward-sesuai-dengan-pandangan-islam-yuk-baca-ulasannya-sampai-tuntas

https://mql.sch.id/self-reward-menurut-islam/

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses