Skip to main content

Ciputat Timur, 14 Maret 2025 – Ramadan bukan sekadar bulan puasa, tapi juga momentum untuk membentuk diri menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bermakna. Itulah pesan utama yang disampaikan dalam Kajian Umum TAMMARA bertajuk “Menjaga Produktivitas Akademik dan Ibadah Selama Ramadan” yang diselenggarakan di Masjid Al-Jami’ah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kajian ini menghadirkan Wildan Miftahudin (Ketua HIQMA Tahun 2025), yang membagikan pandangan serta tips praktis untuk menjalani aktivitas akademik pada bulan Ramadan dengan lebih seimbang. Dalam penyampaiannya, Wildan menekankan pentingnya perencanaan waktu agar aktivitas akademik dan ibadah dapat berjalan selaras. Ia mendorong mahasiswa untuk menyusun jadwal harian yang realistis, yang tidak hanya memuat agenda kuliah dan tugas, tetapi juga waktu khusus untuk ibadah seperti membaca Al-Qur’an, salat sunnah, hingga zikir.

Lebih lanjut, Wildan mengajak peserta untuk menyatukan niat belajar dengan ibadah, agar aktivitas akademik tidak hanya bernilai duniawi, tapi juga menjadi ladang pahala. “Ketika niat kita lurus, maka belajar pun menjadi ibadah. Apalagi di bulan Ramadan, setiap amal kebaikan dilipatgandakan,” ujarnya. Topik tentang distraksi digital juga tak luput dari pembahasan. Di tengah derasnya informasi dan hiburan digital, Wildan mengingatkan pentingnya membatasi penggunaan gawai agar waktu Ramadan tidak terbuang percuma. Ia menyarankan peserta untuk mulai melakukan ‘detoks digital’ sebagai bentuk upaya menjaga fokus dan kualitas ibadah.

Acara ini disambut antusias oleh peserta, baik yang hadir secara langsung maupun daring. Banyak dari mereka merasa lebih termotivasi untuk menyambut Ramadan dengan semangat baru, tanpa harus mengorbankan salah satu dari dua hal penting: prestasi akademik dan kedekatan spiritual. Kajian ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan TAMMARA dalam menyambut bulan suci, sekaligus wujud komitmen organisasi dalam mendampingi mahasiswa menjalani Ramadan secara lebih bermakna.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses