Skip to main content

Depok, 22 Mei 2025 – HIQMA UIN Jakarta kembali menyelenggarakan Kajian Umum Ta’lim Malam Berkah (TAMMARA) dengan tema “Kupas Tuntas Kebangsaan: Dari Pancasila Hingga Moderasi Beragama.” Acara ini diselenggarakan di kediaman Ustazah Dr. Hj. Yuminah Rahmatullah, M.A., Si. yang bertempat di Yayasan Bina Citra Insan, Jl. Jati No.3A RT03/05, Sawangan Baru, Kota Depok. Tidak hanya secara offline, Tim Media Officer HIQMA juga menyediakan live streaming yang dapat diakses secara virtual melalui zoom meeting.

Kegiatan kajian kali ini menghadirkan pemateri, Bapak Agus Isnaini, M.Si. (Komisaris Polisi, Kanit 1 Kontra Ideologi, Ditcegah D88AT), yang memberikan paparan mendalam mengenai berbagai fenomena kebangsaan dan tantangan yang terkait dengan moderasi beragama. Dalam pemaparannya, beliau mengungkapkan fakta bahwa ancaman terorisme masih tetap ada meskipun potensi aksi terorisme di Indonesia telah mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, penyebaran ideologi radikal masih marak terjadi, terutama melalui media sosial. Sekitar 60% konten media sosial yang beredar mengandung narasi intoleran dan radikal.

“Medsos saat ini bukan hanya sekadar ruang virtual, tetapi juga medan tempur yang sesungguhnya. Narasi yang disebarluaskan berulang-ulang dapat dianggap sebagai kebenaran, meskipun keliru. Oleh karena itu, kita harus berkontribusi aktif dalam menyebarkan pesan-pesan damai dan kampanye Islam moderat melalui platform digital,” jelas pemateri.

Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya bersikap moderat dalam menyikapi ajaran agama dan kegiatan keagamaan. Menurutnya, banyak orang terjebak dalam pemahaman yang dangkal terhadap ajaran agama, yang bisa berujung pada radikalisasi. Oleh karena itu, sikap selektif dalam memilih kegiatan keagamaan, seperti kajian atau ceramah, sangat penting untuk menghindari penyebaran ideologi ekstrem.“Kita perlu mendorong budaya digital yang sehat, seperti menyebarkan kutipan-kutipan inspiratif yang bernuansa moderasi, toleransi, dan cinta damai,” tambah Bapak Agus Isnaini.

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses